Music for Soul
alas to dust we shall retun
the line grew short and came my turn
for you who understand why we are here
telah jauh engkau mengembara, menapaki jalan yang tak pernah dilalui oleh ayahmu, menyusun langkah yang tak pernah di ayunkan oleh ibumu...serpihan hati dan jiwa terpecah dan hancur, hingga kadang kau lupa dan lalai. Pulanglah ke pangkuan ibu mu, meresapi detak jantung nya, mengusap butiran keringat di keningnya, agar menyatu jiwa dan engkau akan melihat seorang manusia yang seutuhnya. Engkau seperti hari, hanya ada hari ini sebab kemarin hanya mimpi dan esok adalah impian....
alas to dust we shall retun
0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home